Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Tim III Safari Ramadhan mengunjungi Masjid Usang di Kelurahan Payobasung, Selasa (24/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pemko menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25.000.000 untuk mendukung perbaikan sarana dan prasarana masjid yang telah berdiri sejak tahun 1701 itu.

Masjid Usang yang telah berusia lebih dari 3 (tiga) abad menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Nagari Payobasung. Hingga kini, masjid tersebut tetap menjadi pusat kegiatan ibadah dan syiar keagamaan masyarakat.

Rombongan Tim III yang dipimpin oleh Asisten III Administrasi dan Umum, Drs. Ifon Satria Can, M.Si., turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, S.STP., M.M., Lurah Payobasung, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan bersama jamaah melaksanakan Sholat Isya dan dilanjutkan dengan Sholat Tarawih berjamaah di Masjid Usang, sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.

Pengurus Masjid, Erwin, menyampaikan bahwa saat ini terdapat beberapa kebutuhan mendesak, di antaranya perbaikan tempat berwudhu khususnya bagi jamaah perempuan yang fondasinya mulai miring, serta kerusakan pada bagian loteng masjid.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin melalui pengumpulan infaq dan shadaqah dari jamaah, namun tentu masih membutuhkan dukungan agar perbaikan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Administrasi dan Umum, Drs. Ifon Satria Can, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen mendukung sarana keagamaan agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan hibah yang diserahkan dapat membantu percepatan perbaikan fasilitas masjid, khususnya pada bagian yang membutuhkan perhatian segera.

Secara keseluruhan, pada tahun 2026 Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan hibah sebesar Rp1.532.000.000 untuk masjid, mushalla, dan lembaga keagamaan yang tersebar di Kota Payakumbuh.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyinggung sejumlah agenda pembangunan kota. Terkait musibah kebakaran Pasar Payakumbuh, pemerintah berkomitmen melakukan pembangunan kembali dengan penataan yang lebih baik.

“Kami memohon dukungan dan masukan dari seluruh masyarakat agar pembangunan Kota Payakumbuh dapat berjalan baik, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara spiritual,” tambahnya.

Selain itu, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius pemerintah. Masyarakat diajak untuk mulai mengelola sampah dari rumah tangga sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan. (MC_pyktimur)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *