Payakumbuh — Kelurahan Payobasung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Lurah Payobasung, Selasa (20/1/2026).

Musrenbang ini merupakan pekan ketiga pelaksanaan Musrenbang Kelurahan se-Kota Payakumbuh, sekaligus Musrenbang ketujuh di wilayah Kecamatan Payakumbuh Timur. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menyusun usulan prioritas pembangunan yang akan dibawa ke tingkat kecamatan.

Musrenbang Kelurahan Payobasung dihadiri oleh Camat Payakumbuh Timur Hepi, S.IP., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hj. Hurisna Jamhur, S.Pd., serta anggota DPRD Kota Payakumbuh Wirianto, S.Sos., Dt. Paduko Basa Marajo., dan Ryan Made Hanesty, S.E. Hadir pula perwakilan OPD terkait, Lurah Payobasung Suci Ariny Heqi, S.Pt., M.I.Kom., unsur LPM, PKK, RT/RW, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Payakumbuh Timur Hepi, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD Kota Payakumbuh yang telah hadir dan berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di Kelurahan Payobasung.

Camat menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026, pendanaan Musrenbang Kelurahan tidak lagi melalui anggaran kecamatan, melainkan dialokasikan melalui anggaran kelurahan. Ia berharap perubahan ini mampu menghasilkan usulan prioritas yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Camat menegaskan bahwa proses Musrenbang telah melalui tahapan sesuai ketentuan yang berlaku, dimulai dari Pra Musrenbang atau Rembuk RW hingga Musrenbang Kelurahan. Dari seluruh tahapan tersebut, usulan akan dikerucutkan menjadi lima prioritas utama untuk dibahas pada Musrenbang Kecamatan.

“Kami berharap usulan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan sektor nonfisik yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Camat juga menekankan pentingnya keselarasan usulan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Payakumbuh serta program-program prioritas nasional, seperti penanganan stunting, pengendalian inflasi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan isu strategis lainnya.

Sementara itu, dalam paparan singkatnya, Lurah Payobasung Suci Ariny Heqi, S.Pt., M.I.Kom., menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah terealisasi pada tahun 2025. Ia juga memaparkan kondisi stunting di Kelurahan Payobasung beserta berbagai upaya intervensi yang telah dilakukan, baik oleh pihak kelurahan maupun melalui kolaborasi dengan instansi terkait.

“Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan target Zero Stunting di Kelurahan Payobasung,” tegasnya.

Selain itu, Lurah Payobasung juga memaparkan data kemiskinan serta langkah-langkah penanganan sampah yang telah dan sedang dilakukan, di antaranya melalui pengembangan bank sampah, penggunaan bag komposter, dan program lingkungan lainnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Payakumbuh atas kehadiran dan dukungan dalam kegiatan Musrenbang ini, seraya berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat segera terealisasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Payobasung.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hj. Hurisna Jamhur, S.Pd., mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk lebih produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah guna meningkatkan nilai ekonomi keluarga.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini bukan berarti pemerintah mengabaikan kebutuhan masyarakat. “Kami di DPRD tetap berupaya maksimal untuk mengawal dan memperjuangkan setiap usulan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar usulan pembangunan dikelompokkan secara jelas antara kewenangan kota dan provinsi guna menghindari pengusulan ganda dan memastikan perencanaan yang lebih tertata.

Senada dengan hal tersebut, anggota DPRD Kota Payakumbuh Wirianto, S.Sos., Dt. Paduko Basa Marajo., dan Ryan Made Hanesty, S.E., mendorong agar usulan yang memerlukan tindak lanjut hingga tingkat pusat dilengkapi dengan proposal yang matang dan disiapkan sejak dini.

Mereka juga berharap adanya kerja sama dan komunikasi yang baik dari seluruh unsur masyarakat, serta pengawasan bersama terhadap usulan yang telah diajukan.

Menurut mereka, usulan yang disampaikan Kelurahan Payobasung dinilai cukup baik dan memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi serta pendapatan masyarakat. (MC_pyktimur)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *