Payakumbuh Timur – Selasa, 02 September 2025
Pagi tadi, Aula Kantor Camat Payakumbuh Timur terasa berbeda dari biasanya. Deretan kursi yang tertata rapi dipenuhi wajah-wajah penuh semangat—para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Mereka datang bukan sekedar menghadiri undangan, melainkan menjawab panggilan hati: panggilan untuk terus berbuat dan mengabdi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan pembinaan PSM dan TKSK ini digelar sekaligus sebagai persiapan pembentukan pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Payakumbuh Timur periode 2025–2028. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Payakumbuh Timur, Hepi, S.IP, didampingi Kasi Kesejahteraan Sosial, Deviana Susanti, S.KM, bersama seluruh PSM dari 9 kelurahan di wilayah Kecamatan Payakumbuh Timur.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Camat Hepi membuka sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada para hadirin. Dengan suara tenang namun penuh makna, ia menyampaikan bahwa momentum ini bukan hanya sekedar pertemuan formal, melainkan ruang penting untuk silaturahmi dan refleksi.

“Hari ini kita berkumpul untuk saling menguatkan. Apa yang bapak dan ibu lakukan sebagai PSM dan TKSK adalah pekerjaan sosial yang mungkin jarang terlihat, tapi dampaknya sungguh nyata. Ini adalah amanah besar, tanggung jawab yang luar biasa,” ungkapnya.

Ucapan itu disambut anggukan penuh kesadaran dan makna dari para peserta. Sebab, mereka tahu persis bagaimana rasanya menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat—dari masalah kemiskinan, kesehatan, hingga persoalan sosial lainnya. Tugas yang berat, namun dijalankan dengan ketulusan.

Camat Hepi melanjutkan, bahwa pihak kecamatan tidak tinggal diam.

“Kami sangat memahami beratnya tanggung jawab bapak dan ibu. Maka, kami berkomitmen menjadikan ini perhatian bersama. Perjuangan ini bukan hanya tanggung jawab bapak dan ibu, tapi juga kami di pemerintahan. Kita akan kawal dan perjuangkan bersama,” tegasnya.

Suasana semakin hangat ketika beliau mengajak agar forum ini tidak berhenti hanya sebagai wadah pertemuan. Tetapi juga menjadi tempat koordinasi, bertukar pengalaman, dan berbagi informasi untuk memperkuat kerja nyata di lapangan.

“Apa yang kita bicarakan hari ini semoga bisa kita lanjutkan di forum-forum yang lebih tinggi, sehingga suara pekerja sosial benar-benar didengar,” tambahnya.

Puncak dari kegiatan ini adalah pembahasan awal tentang pembentukan IPSM Kecamatan Payakumbuh Timur. Bagi Camat Hepi, IPSM bukan sekadar organisasi, melainkan wadah perjuangan bersama.

“Kami di Kecamatan Payakumbuh Timur sangat mendukung terbentuknya IPSM. Semoga organisasi ini menjadi rumah bagi kita semua—tempat kita saling menopang, saling menguatkan, dan bersama-sama memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan pagi ini, bukan hanya sebuah kegiatan yang berlangsung. Tetapi juga sebuah cerita tentang kebersamaan, tentang orang-orang yang bekerja dalam senyap, namun jasanya mengalir luas di tengah masyarakat. Sebuah kisah tentang pengabdian, yang lahir dari hati dan dijalani dengan cinta. (MC_pyktimur)

Kategori: Sosial

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *